Hari ini semua mata terpusat pada pernikahan putri
semata wayang Presiden Joko Widodo (Jokopi), Kahiyang Ayu yang dipersunting
Muhammad Bobby Afif Nasution. Digelar di tanah kelahirannya, Solo, keluarga
Jokowi memilih sendiri hidangan yang disajikan untuk puluhan ribu tamu.
Diputuskan makanan khas Solo lah yang
dihidangkan. Apa saja?
1.
Nasi Liwet
Makanan ini benar-benar asli Solo. Ya semacam nasi
gandul Pati atau nasi uduk Jakarta. Nasi liwet memiliki rasa gurih karena
diolah dengan campuran aneka bumbu seperti garam, serai, daun salam, dan
santan. Kalau saya bilang, nasi liwet mirip nasi uduk tapi agak lembek.
Biasanya disajikan dengan berbagai macam lauk.
Yang paling sering saya lihat adalah sayur labu siam (dimasak santan), ayam
suwir, telur pindang, dan telur areh (putih telur yang dimasak dengan santan).
2.
Timlo
Sajian ini sebangsa makanan berkuah. Mirip
capcay, tapi nggak pakai sayuran. Isiannya adalah suwiran daging ayam, sosis solo,
dadar gulung yang dipotong-potong, telur pindang, jamur, ati dan ampela lalu
disiram kuah yang rasanya mirip sup.
3.
Tengkleng
Makanan ini sangat legen. Murah meriah, dan
nikmat rasanya. Banyak dijual di sejumlah daerah, tapi paling enak memang
tengkleng yang dijual di Solo. Tengkleng dibuat dari aneka tulang kambing muda.
Dimasak bumbu jangkep dengan rasa pedas yang menonjol. Semakin nikmat karena
ada tambahan cabai rawit yang diutuhkan. Duh, rasanya juara pol. Paling nikmat
digado alias dimakan tanpa nasi.
4.
Gudeg
Bukan makanan asli Solo, melainkan Jogjakarta.
Tapi, sajian ini juga mudah ditemukan di Solo. Gudeg terbuat dari nangka mentah
yang dimasak berjam-jam. Biasanya gudeg disantap dengan ayam suwir, oseng-oseng
krecek, telur bumbu opor dan taburan bawang merah. Wow, gurihnya minta ampun. Apalagi
jika disantap dengan nasi hangat.
5. Cabuk Rambak
Kalau
ini sih makanan yang sudah super langka. Di Solo saja, makanan ini sudah sulit
ditemukan. Saya juga baru mendengarnya sekarang, ketika Kahiyang ngeyel
menyediakan cabuk rambak di pesta pernikahannya. Setelah saya paman Google,
ternyata cabuk rambak itu semacam kupat nasi yang dimakan dengan sambal wijen.
Cara penyajiannya, kupat diiris tipis-tipis dan diletakkan di pincuk daun
pisang, lalu di atasnya disirami dengan semacam sambal. Mirip sambal pecel,
tapi bukan berasal dari kacang tanah yang digerus. Sambal cabuk rambak dibuat
dari wijen yang dicampur parutan kelapa dan kemiri. Biasanya disantap dengan
ditemani karak. Karak ini semacam kerupuk yang dibuat dari nasi dan uyah bleng.
6.
Sate Kere
Nah, satu lagi makanan ‘aneh’ yang ada di
resepsi pernikahan Kahiyang-Bobby. Namanya sate kere. Disebut sate kere karena
bahan dasarnya sangat sederhana, yakni tempe gembos. Tempe gembos dibuat dari ampas
tahun. Supaya rasanya semakin enak, sate ini juga ditambahi bahan lain, yakni
jerohan sapi (biasanya pakai paru dan usus).
Seperti sate pada umumnya, cara menyantap
makanan ini juga dengan sambal kacang. Tapi, rasanya mirip sambal pecel karena ada unsure daun
jeruknya. (*)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar